dupersol
EMAIL US

dupersol.id[et]gmail.com

0812-1111-6181

Oli 10 Hidrolik: Pemilihan dan Keunggulan Oli Hidrolik Terbaik

Oli 10 hidrolik adalah salah satu jenis oli yang digunakan untuk sistem hidrolik pada kendaraan, seperti mobil, motor, truk, alat berat, dan lainnya. Oli 10 hidrolik berfungsi sebagai media transmisi daya, pelumas, pendingin, dan pembersih pada komponen-komponen hidrolik, seperti pompa, silinder, katup, dan motor hidrolik.

Oli 10 hidrolik sangat penting untuk menjaga kinerja dan keawetan sistem hidrolik pada kendaraan Anda. Oli 10 hidrolik dapat mencegah gesekan, karat, korosi, dan kebocoran pada komponen hidrolik. Oli 10 hidrolik juga dapat mengurangi suhu dan tekanan yang berlebihan pada sistem hidrolik, sehingga menghindari kerusakan dan kegagalan.

Namun, tidak semua oli 10 hidrolik memiliki kualitas dan spesifikasi yang sama. Anda harus memilih oli 10 hidrolik yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik kendaraan Anda. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan merk, harga, dan ketersediaan oli 10 hidrolik di pasaran.

Pada artikel ini, kami akan membahas lebih lanjut tentang pengertian, fungsi, jenis, cara memilih, dan rekomendasi merk oli 10 hidrolik terbaik untuk kendaraan Anda. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Oli 10 Hidrolik

Oli 10 hidrolik adalah oli yang memiliki viskositas atau kekentalan sebesar 10 cSt (centistoke) pada suhu 40 derajat Celcius. Viskositas oli menunjukkan kemampuan oli untuk mengalir dan melumasi komponen hidrolik. Semakin tinggi viskositas oli, semakin kental dan lambat alirannya. Sebaliknya, semakin rendah viskositas oli, semakin encer dan cepat alirannya.

Oli 10 hidrolik termasuk dalam kategori oli hidrolik ringan, yang cocok untuk sistem hidrolik dengan tekanan rendah hingga sedang, suhu rendah hingga normal, dan kecepatan aliran tinggi. Oli 10 hidrolik dapat menghasilkan daya hidrolik yang optimal dan efisien, serta mengurangi gesekan dan keausan pada komponen hidrolik.

Oli 10 hidrolik biasanya dibuat dari bahan dasar mineral, sintetis, atau semi-sintetis. Bahan dasar oli mempengaruhi sifat fisik dan kimia oli, seperti titik didih, titik beku, stabilitas oksidasi, dan daya tahan terhadap suhu dan tekanan. Oli 10 hidrolik juga mengandung berbagai aditif, seperti anti karat, anti busa, anti oksidan, dan anti aus, untuk meningkatkan kualitas dan performa oli.

Fungsi Oli 10 Hidrolik

Oli 10 hidrolik memiliki beberapa fungsi utama pada sistem hidrolik, yaitu sebagai berikut:

  • Media transmisi daya. Oli 10 hidrolik dapat menghantarkan energi dari sumber daya (misalnya mesin) ke beban (misalnya roda) melalui komponen hidrolik. Oli 10 hidrolik dapat mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik, dan sebaliknya, dengan cara mengubah tekanan dan aliran oli.
  • Pelumas. Oli 10 hidrolik dapat melumasi permukaan komponen hidrolik yang saling bergesekan, seperti pompa, silinder, katup, dan motor hidrolik. Oli 10 hidrolik dapat mengurangi gesekan, keausan, dan panas yang timbul akibat gesekan. Oli 10 hidrolik juga dapat mencegah karat, korosi, dan kebocoran pada komponen hidrolik.
  • Pendingin. Oli 10 hidrolik dapat menyerap dan mengalirkan panas yang dihasilkan oleh sistem hidrolik ke reservoir atau tangki oli. Oli 10 hidrolik dapat menjaga suhu sistem hidrolik tetap stabil dan optimal, sehingga menghindari kerusakan dan kegagalan akibat panas berlebih.
  • Pembersih. Oli 10 hidrolik dapat membersihkan kotoran, debu, dan partikel asing yang masuk ke dalam sistem hidrolik. Oli 10 hidrolik dapat mengangkut kotoran tersebut ke filter atau penyaring oli, sehingga mencegah penyumbatan dan kerusakan pada komponen hidrolik.

Jenis-Jenis Oli 10 Hidrolik

Oli 10 hidrolik memiliki beberapa jenis yang berbeda berdasarkan standar pengukuran viskositasnya. Beberapa jenis oli 10 hidrolik yang umum digunakan adalah sebagai berikut:

Oli Hidrolik SAE 10

Oli hidrolik SAE 10 adalah oli 10 hidrolik yang mengikuti standar pengukuran viskositas dari Society of Automotive Engineers (SAE). Standar SAE mengelompokkan oli hidrolik berdasarkan viskositasnya pada suhu 100 derajat Celcius. Oli hidrolik SAE 10 memiliki viskositas antara 5,6 hingga 9,3 cSt pada suhu 100 derajat Celcius.

Baca Juga :   Massa Jenis Oli di Balik Cairan Pelumas

Oli hidrolik SAE 10 cocok untuk sistem hidrolik yang beroperasi pada suhu rendah hingga normal, seperti pada kendaraan bermotor. Oli hidrolik SAE 10 dapat mengalir dengan mudah dan melumasi komponen hidrolik dengan baik. Oli hidrolik SAE 10 juga dapat mencegah pembentukan endapan karbon pada komponen hidrolik.

Oli Hidrolik ISO VG 68

Oli hidrolik ISO VG 68 adalah oli 10 hidrolik yang mengikuti standar pengukuran viskositas dari International Organization for Standardization (ISO). Standar ISO mengelompokkan oli hidrolik berdasarkan viskositasnya pada suhu 40 derajat Celcius. Oli hidrolik ISO VG 68 memiliki viskositas antara 61,2 hingga 74,8 cSt pada suhu 40 derajat Celcius.

Oli hidrolik ISO VG 68 cocok untuk sistem hidrolik yang beroperasi pada tekanan rendah hingga sedang, seperti pada alat berat dan industri. Oli hidrolik ISO VG 68 dapat menghasilkan daya hidrolik yang optimal dan efisien. Oli hidrolik ISO VG 68 juga dapat menahan suhu dan tekanan yang tinggi pada sistem hidrolik.

Oli Hidrolik ISO VG 100

Oli hidrolik ISO VG 100 adalah oli 10 hidrolik yang mengikuti standar pengukuran viskositas dari International Organization for Standardization (ISO). Standar ISO mengelompokkan oli hidrolik berdasarkan viskositasnya pada suhu 40 derajat Celcius. Oli hidrolik ISO VG 100 memiliki viskositas antara 90 hingga 110 cSt pada suhu 40 derajat Celcius.

Oli hidrolik ISO VG 100 cocok untuk sistem hidrolik yang beroperasi pada tekanan sedang hingga tinggi, seperti pada pesawat terbang dan kapal laut. Oli hidrolik ISO VG 100 dapat menahan suhu dan tekanan yang sangat tinggi pada sistem hidrolik. Oli hidrolik ISO VG 100 juga memiliki stabilitas oksidasi yang baik, sehingga tidak mudah mengalami kerusakan akibat oksidasi.

Cara Memilih Oli 10 Hidrolik yang Tepat

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari oli 10 hidrolik, Anda harus memilih oli 10 hidrolik yang tepat untuk kendaraan Anda. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk memilih oli 10 hidrolik yang tepat:

Sesuaikan dengan Spesifikasi Kendaraan

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah spesifikasi kendaraan Anda, terutama sistem hidroliknya. Anda harus mengetahui jenis, tekanan, suhu, dan kecepatan aliran sistem hidrolik pada kendaraan Anda. Anda juga harus mengetahui standar pengukuran viskositas yang digunakan oleh produsen kendaraan Anda, apakah SAE, ISO, atau lainnya.

Anda dapat mengecek spesifikasi kendaraan Anda pada buku manual, label, atau situs resmi produsen kendaraan Anda. Anda juga dapat berkonsultasi dengan mekanik atau ahli kendaraan yang berpengalaman. Anda harus memilih oli 10 hidrolik yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda, agar sistem hidrolik dapat berfungsi dengan baik dan aman.

Perhatikan Kualitas dan Keaslian Oli

Hal kedua yang harus Anda perhatikan adalah kualitas dan keaslian oli 10 hidrolik yang Anda pilih. Anda harus memastikan bahwa oli 10 hidrolik yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar yang berlaku. Anda juga harus memastikan bahwa oli 10 hidrolik yang Anda pilih adalah produk asli dan bukan palsu.

Anda dapat mengecek kualitas dan keaslian oli 10 hidrolik dengan melihat label, kemasan, warna, bau, dan tekstur oli. Anda juga dapat mengecek nomor registrasi, nomor seri, atau kode QR oli pada situs resmi produsen oli atau lembaga sertifikasi. Anda harus menghindari oli 10 hidrolik yang memiliki kualitas dan keaslian yang diragukan, agar tidak merusak sistem hidrolik Anda.

Baca Juga :   Fungsi Grease: Pelindung Andalan Mesin yang Sering Disepelekan

Cek Tanggal Kadaluarsa dan Kemasan Oli

Hal ketiga yang harus Anda perhatikan adalah tanggal kadaluarsa dan kemasan oli 10 hidrolik yang Anda pilih. Anda harus memastikan bahwa oli 10 hidrolik yang Anda pilih masih dalam masa berlaku dan tidak melewati tanggal kadaluarsa. Anda juga harus memastikan bahwa kemasan oli 10 hidrolik yang Anda pilih masih dalam kondisi baik dan tidak rusak, bocor, atau terbuka.

Anda dapat mengecek tanggal kadaluarsa oli 10 hidrolik pada label atau tutup kemasan oli. Anda juga dapat mengecek kemasan oli 10 hidrolik dengan meraba, menggoyang, atau membalik kemasan oli. Anda harus menghindari oli 10 hidrolik yang sudah kadaluarsa atau memiliki kemasan yang rusak, agar tidak mengurangi kualitas dan performa oli.

Rekomendasi Merk Oli 10 Hidrolik Terbaik

Setelah mengetahui cara memilih oli 10 hidrolik yang tepat, Anda mungkin masih bingung untuk memilih merk oli 10 hidrolik yang terbaik. Untuk membantu Anda, kami telah merangkum beberapa rekomendasi merk oli 10 hidrolik terbaik yang dapat Anda pilih, yaitu sebagai berikut:

Pertamina Turalik 52

Pertamina Turalik 52 adalah oli 10 hidrolik yang diproduksi oleh PT Pertamina, perusahaan minyak dan gas terbesar di Indonesia. Pertamina Turalik 52 adalah oli hidrolik ISO VG 68 yang memiliki viskositas sebesar 68 cSt pada suhu 40 derajat Celcius. Pertamina Turalik 52 dibuat dari bahan dasar mineral berkualitas tinggi dan aditif pilihan.

Pertamina Turalik 52 cocok untuk sistem hidrolik yang beroperasi pada tekanan rendah hingga sedang, seperti pada alat berat dan industri. Pertamina Turalik 52 memiliki sifat anti karat, anti busa, anti oksidan, dan anti aus yang baik. Pertamina Turalik 52 juga memiliki stabilitas termal dan oksidasi yang baik, sehingga tidak mudah mengalami kerusakan akibat suhu dan tekanan yang tinggi.

Plutus AW 68 dari Dupersol

Plutus AW 68, hasil karya inovatif dari Dupersol, menawarkan solusi yang sangat diinginkan bagi mereka yang mengejar viskositas optimal dalam operasional mesin mereka. Dupersol, sebagai pemimpin terkemuka dalam industri, telah berhasil menciptakan formula yang memungkinkan Plutus AW 68 untuk memberikan kinerja yang stabil bahkan dalam variasi suhu ekstrim. Dengan demikian, produk ini menonjol sebagai pilihan yang sangat handal dan efektif untuk memenuhi kebutuhan mesin di berbagai sektor.

Keunggulan sejati dari Plutus AW 68 benar-benar terungkap ketika produk ini diterapkan pada mesin berat di sektor konstruksi dan industri manufaktur. Kondisi operasional yang berat dan beragam di lingkungan kerja ini menuntut tingkat keandalan yang tinggi dan stabilitas viskositas yang konsisten. Plutus AW 68 tidak hanya memenuhi standar ini tetapi juga memberikan kenyamanan penggunaan yang signifikan. Dalam konteks ini, daya tahan dan performa yang luar biasa dari Plutus AW 68 menjadikannya pilihan utama untuk berbagai aplikasi, memastikan mesin tetap beroperasi secara optimal bahkan di bawah tekanan kerja yang intens.

Dengan viskositas optimalnya, Plutus AW 68 memberikan nilai tambah yang penting dalam pengoperasian mesin. Kemampuannya untuk berkinerja baik di bawah suhu ekstrim menunjukkan ketangguhan dan daya tahan yang tinggi, mencerminkan dedikasi Dupersol dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi. Sebagai hasilnya, Plutus AW 68 tidak hanya menjadi pilihan praktis untuk meningkatkan efisiensi mesin, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap keseluruhan produktivitas dan keberlanjutan di berbagai sektor industri.

Upton Hidrolik AW 68

Upton Hidrolik AW 68 membanggakan diri sebagai solusi unggul bagi mereka yang menempatkan prioritas tertinggi pada perlindungan anti-abraasi dalam pengoperasian mesin. Kunci kesuksesan produk ini terletak pada formula khusus yang telah dirancang dengan cermat oleh para ahli di Upton. Formula ini memberikan perlindungan yang luar biasa terhadap keausan dan abrasi, menciptakan lapisan pelindung yang efektif untuk komponen mesin. Dengan demikian, Upton Hidrolik AW 68 bukan hanya sekadar pelumas biasa, tetapi juga merupakan investasi cerdas untuk meningkatkan umur mesin secara signifikan.

Baca Juga :   Bacchus Grease: Pelumas Serbaguna untuk Semua Kebutuhan Anda

Keunggulan utama dari Upton Hidrolik AW 68 terungkap dalam aplikasinya pada mesin dengan beban berat, khususnya di sektor-sektor di mana mesin sering kali menghadapi tekanan ekstrim. Produk ini tidak hanya memberikan ketahanan terhadap keausan, tetapi juga menjamin perlindungan yang tingkat tinggi, menjaga kesehatan dan kinerja optimal mesin. Dalam lingkungan yang menantang, di mana abrasi dapat menjadi ancaman serius, Upton Hidrolik AW 68 menjadi pilihan terbaik untuk memastikan mesin tetap beroperasi tanpa gangguan, bahkan dalam kondisi lingkungan yang paling menantang sekalipun.

Dengan menggunakan Upton Hidrolik AW 68, pengguna tidak hanya mendapatkan keunggulan perlindungan tingkat tinggi, tetapi juga memilih untuk mengoptimalkan efisiensi dan keandalan mesin mereka. Sebagai hasilnya, produk ini tidak hanya memenuhi harapan, tetapi juga memberikan solusi terbaik untuk menjaga investasi dalam peralatan berat dan menjaga kelancaran operasional dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kesimpulan

Oli 10 hidrolik adalah oli yang memiliki viskositas sebesar 10 cSt pada suhu 40 derajat Celcius. Oli 10 hidrolik berfungsi sebagai media transmisi daya, pelumas, pendingin, dan pembersih pada sistem hidrolik pada kendaraan. Oli 10 hidrolik sangat penting untuk menjaga kinerja dan keawetan sistem hidrolik pada kendaraan Anda.

Oli 10 hidrolik memiliki beberapa jenis yang berbeda berdasarkan standar pengukuran viskositasnya, seperti oli hidrolik SAE 10, oli hidrolik ISO VG 68, dan oli hidrolik ISO VG 100. Anda harus memilih oli 10 hidrolik yang sesuai dengan spesifikasi, kualitas, keaslian, tanggal kadaluarsa, dan kemasan oli yang tepat untuk kendaraan Anda.

Beberapa rekomendasi merk oli 10 hidrolik terbaik yang dapat Anda pilih adalah Pertamina Turalik 52, Dupersol Plutus AW 68, dan Upton Hidrolik AW 68. Anda dapat membeli oli 10 hidrolik tersebut di berbagai toko online atau offline dengan harga yang bervariasi.

Demikianlah artikel kami tentang oli 10 hidrolik. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memilih oli 10 hidrolik yang tepat untuk kendaraan Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kritik, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca artikel kami.

FAQ

Q: Apa itu oli 10 hidrolik?

A: Oli 10 hidrolik adalah oli yang memiliki viskositas sebesar 10 cSt pada suhu 40 derajat Celcius.

Q: Apa fungsi oli 10 hidrolik?

A: Oli 10 hidrolik berfungsi sebagai media transmisi daya, pelumas, pendingin, dan pembersih pada sistem hidrolik pada kendaraan.

Q: Apa jenis-jenis oli 10 hidrolik?

A: Oli 10 hidrolik memiliki beberapa jenis yang berbeda berdasarkan standar pengukuran viskositasnya, seperti oli hidrolik SAE 10, oli hidrolik ISO VG 68, dan oli hidrolik ISO VG 100.

Q: Bagaimana cara memilih oli 10 hidrolik yang tepat?

A: Anda harus memilih oli 10 hidrolik yang sesuai dengan spesifikasi, kualitas, keaslian, tanggal kadaluarsa, dan kemasan oli yang tepat untuk kendaraan Anda.

Q: Apa rekomendasi merk oli 10 hidrolik terbaik?

A: Beberapa rekomendasi merk oli 10 hidrolik terbaik yang dapat Anda pilih adalah Pertamina Turalik 52, Unirace Hydraulic Oil 68, dan Agip Hydro 68.

error: